Bagaimana Meminimalkan Risiko Bisnis dengan Asuransi?

1 min read

Bagaimana Meminimalkan Risiko Bisnis dengan Asuransi

Menjalankan bisnis memang tidak bisa lepas dari risiko yang bisa kapan saja terjadi, hal inilah yang harus dipahami oleh para pengusaha sehingga penting untuk memiliki asuransi bisnis.

Asuransi bisnis adalah salah satu cara untuk melindungi bisnis agar dapat meminimalkan risiko kerugian finansial. Melalui asuransi, risiko kerugian finansial yang mungkin timbul bisa dialihkan ke pihak ketiga, yaitu perusahaan asuransi sesuai dengan manfaat polis asuransi yang dibeli.

Manfaat kepemilikan asuransi bisnis adalah pihak perusahaan dapat mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi apabila mengalami kejadian sesuai kesepakatan yang tertera didalam polis asuransi yang dibeli sehingga dapat meminimalisir kerugian finansial jika nilai klaim disetujui.

Jika terjadi risiko dan tidak memiliki asuransi bisnis, tentu kerugian yang ditanggung akan lebih berat karena semua biaya kerugian harus ditanggung oleh perusahaan. Memilih asuransi bisnis yang sesuai dengan risiko dan industri bisnis, tidaklah mudah. Salah satu cara untuk memiliki asuransi bisnis adalah melalui kerjasama dengan broker asuransi.

Peran Broker Asuransi dalam Risiko Bisnis

Broker asuransi mewakili kepentingan klien (nasabah) untuk membantu mengidentifikasi risiko bisnis dan memberikan solusi pilihan asuransi bisnis dan manfaatnya serta akan membantu menyediakan konsultasi jika terjadi klaim.

Broker asuransi dalam kapasitasnya sebagai badan yang melindungi kepentingan masyarakat luas diawasi secara ketat oleh pemerintah secara langsung dalam memberikan jaminan serta perlindungan terhadap para pengguna asuransi di Indonesia.

Tugas pokok perusahaan broker (pialang) asuransi sebagaimana diatur dalam UU No 40 tahun 2014 Pasal 1 Ayat 26 adalah memberi rekomendasi atau mewakili pemegang polis, tertanggung, atau peserta dalam melakukan penutupan asuransi atau asuransi syariah dan/atau penyelesaian klaim. Secara garis besar, berikut adalah peran dari broker (pialang) asuransi:

Konsultasi Risiko

Kebutuhan pengelolaan risiko di perusahaan biasanya unik dan berbeda, maka perbedaan inilah yang menuntun broker asuransi memberikan layanan konsultasi risiko untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Broker asuransi diharuskan memiliki kemampuan dan pemahaman yang melampaui pengetahuan asuransi. Spesialisasi industri bisa menjadi keharusan bagi perusahaan broker asuransi yang menjalankan peran konsultasi ini dengan baik.

Sehingga, broker asuransi memiliki kemampuan untuk merancang, menganalisa dan bernegosiasi dalam kepentingan klien atau calon pembeli polis asuransi.

Pada akhirnya produk polis asuransi yang diberikan atau ditawarkan ke klien bisa jadi sangat berbeda dari produk asuransi yang diinginkan klien dan/atau produk asuransi yang umumnya beredar di pasar.

Bahkan dalam beberapa kesempatan, perusahaan broker asuransi dapat memberikan saran ke klien untuk “tidak membeli asuransi,” walau kejadiannya sangat kecil. Memang terkesan aneh jika perusahaan broker asuransi menganjurkan klien untuk tidak membeli asuransi. Namun, dengan tugas broker asuransi yang mewakili kepentingan klien, maka hal ini bisa sangat mungkin terjadi.

Menjadi penghubung antara klien (tertanggung) dan perusahaan asuransi (penanggung).

Setelah melakukan identifikasi risiko terhadap perusahaan klien, broker asuransi akan memberikan paket asuransi yang beragam, menjembatani pemilihan paket asuransi, hingga mempersiapkan dan membuat desain kontrak asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan klien (tertanggung).

Peran besar broker asuransi sangat berguna dalam meminimalisir risiko bisnis sebuah perusahaan. Untuk itu,  pilih broker asuransi yang memiliki kredibilitas baik  dan berpengalaman dalam membantu pengelolaan risiko bisnis sehingga dapat memenuhi kebutuhan asuransi yang sesuai dengan risiko dan industri bisnis.

Perlu diketahui bahwa kepemilikan asuransi bisnis bukan saja dapat memberikan manfaat dalam hal jaminan atas perlindungan risiko bisnis melalui manajemen risiko bisnis, tapi juga bisa menjadi pondasi yang dapat memperkuat bisnis itu sendiri. Sehingga, perusahaan dapat mengembangkan bisnis dengan lebih fokus.

Itulah penjelasan tentang manfaat perusahaan memiliki asuransi bisnis dan memberikan penjelasan terkait lembaga atau badan broker (pialang) asuransi sebagai mitra perusahaan untuk pengelolaan risiko dan asuransi bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *